Penandatangan MOU Kerjsama dengan Global Peace Festival Indonesia Foundation
Sebagai bentuk peningkatan kerjasama yang telah terjalin antara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Budi Luhur dengan Global Peace Festival Indonesia Foundation (GPFIF), pada hari Rabu kemarin (1/9/2010) diadakan penandatangan MOU Kerjasama antara Universitas Budi Luhur dengan Global Peace Festival Indonesia Foundation dalam rangka mensukseskan kegiatan Global Peace Festival di Indonesia yaitu pemberantasan kemiskinan. Penandatangan dilakukan di Ruang Theater, kampus Universitas Budi Luhur oleh Rektor Universitas Budi Luhur, Prof. Dr. Ronny Rahman Nitibaskara dan Dr. Chandra Setiawan, selaku Direktur Global Peace Festival Indonesia Foundation dan disaksikan oleh Dekan FISIP Universitas Budi Luhur, Kepala Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP Universitas Budi Luhur, tim GPFIF serta oleh mahasiwa FISIP dan perwakilan organisasi mahasiswa..
Selain kegiatan penandatanganan MOU, acara dilanjutkan dengan peluncuran kampanye Power of Rupiah di Universitas Budi Luhur. Dalam hal ini, Universitas Budi Luhur merupakan universitas pertama di Indonesia yang bekerjasama dengan Global Peace Festival Indonesia Foundation dalam meluncurkan kampanye ini. Pada bulan September ini, GPFIF dijadwalkan untuk meluncurkan program Power of Rupiah pada skala nasional dalam sebuah jumpa pers yang akan dihadiri oleh berbagai kalangan dari pemerintah hingga organisasi masyarakat. Power of Rupiah sebelumnya telah diluncurkan di Malaysia dalam sebuah program yang dinamakan Power of Ten Sen yang melibatkan ribuan pelajar dan mahasiswa dalam penggalangan dana untuk aksi sosial. Program Power of Ten Sen mendapatkan dukungan besar dari pemerintah Malaysia.
Di kampus Budi Luhur sendiri, pelaksanaan kampanye Power of Rupiah yang dinamakan Power of Rupiah – Student4Student Fund merupakan sebuah inisiatif penggalangan dana dari mahasiswa untuk membantu sesama mahasiswa yang kurang mampu melalui pemberian beasiswa dari dana yang terkumpul dari program ini. Power of Rupiah – Student4Student Fund akan dikoordinir oleh Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI) FISIP Universitas Budi Luhur bekerjasama dengan organisasi mahasiswa lainnya dan Biro Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Budi Luhur.
Undangan Menghadiri Penandatangan MoU
Kepada Yth. Mahasiswa Hubungan Internasional
Sehubungan dengan upaya menjalin kerjasama antara Program Studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Budi Luhur dengan Global Peace Festival Indonesia Foundation, dengan ini kami mengundang kehadiran Bapak/ Ibu pada acara penandatangan nota kesepakatan/ Memorandum of Understanding (MoU) Kerjasama dan dilanjutkan dengan kegiatan buka puasa bersama, yang akan diadakan pada:
Hari/tanggal : Rabu/ 1 September 2010
Waktu : 16.00 s/d 18.30
Tempat : Auditorium, Universitas Budi Luhur
Besar harapan kami akan kehadiran Saudara-Saudari pada acara tersebut, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Jakarta, 30 Agustus 2010
Hormat Kami,
Dekan,
Rusdiyanta, S.IP, M.Si
Perubahan Jadwal Kuliah Fisip Semester Gasal 2010/2011
Diberitahuan kepada seluruh mahasiswa FISIP, bahwa jadwal kuliah untuk semester gasal 2010/2011 sudah bisa didownload dari file berikut :
Kurikulum Program Studi HI 2010
Diberitahukan kepada mahasiswa Program Studi Hubungan Intenasional bahwa diagram Bagan Prasyarat Kurikulum Program Studi HI dapat di-download di :
MAKNA KEBIJAKAN LUAR NEGERI AS DI ASIA TENGAH
oleh : Rusdiyanta, S.IP,M.Si
After collapsing of USSR, Central Asia region divided in a few state for example Kazakhstan, Turkmenistan, Kyrgstan, Uzbekistan and Tajikistan. This region have strategic meaning for many state, including US either through geopolitics, economic and cultural and region. A Period of Cliton administration, US take initiative build of road silk new by developing new oil pipe which pass region of Turkey. Since 1997, US start this area priority with “New Central Asia Strategy” policy. After 11/9 tragedy, US star to develop new defense doctrine by placing forward strike pre-emptive and intervention defensive which very is differing from of cold war moment using containment doctrine of deterrence. In campaign of “War on Terror”, US intive a number of state to fight terrorism with especial target of Al Qaeda with goverment of Taliban in Afganistan alleged as its protector. Since then, US come into play diplomatic, military and politic in central Asia.
Selengkapnya : DISINI
KONTRIBUSI FAKSI REFORMIS DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI CINA
Oleh : Dodi Wihardi
China is a state established by party name China Communist Party (CCP). In its institution, CCP have Standing Committee of the Political Bureau as the highest body on state policy making. Subdivide political elites later, bear political factions always been a part from China world politics. Which faction ruled and controlled government, followed by their possibility to made political change. Reformer elite attendance on China political podium lead by Jiang Zemin has made big progress with putting an environmental issue to the state economic program. That is also influence by strengthened in environmental issue on global context and internal condition of China environment degradation. At the and, political will from China leader have determine the happening of change. A reform faction orientation which is internationalis and strong support from CCP became successful key for the implementation of sustainable development in China.
Sumber : DISINI
AS Inginkan Perubahan
persaingan menuju AS 1 rupanya bakal ketat. Dua kandidat, Obama dan Mc. Cain memiliki peluang yang sama besarnya. Mereka memiliki pendukung yang kurang lebih berbeda. ekstrimnya, Abama representasi dari warga kulit hitam dan Mc. Cain merupakan representasi dari kulit putih.
Satu hal menarik, bahwa masyarakat AS menginginkan perubahan besar. Mereka menyadari, bahwa selama ini telah menempuh kebijakan yang keliru tentang bangsanya sendiri. Jajak pendapat yang dilakukan oleh Peter D Hart, seorang pengumpul opini publik ternama dari AS, terungkap bahwa tiga dari empat warga AS mengatakan mereka membutuhkan arah berbeda dari yang saat ini ditempuh pemerintahan Presiden AS George W Bush. Dan, yang paling penting, sebanyak tujuh dari 10 warga AS yakin generasi mendatang tidak akan mendapatkan kondisi yang lebih baik ketimbang apa yang diperoleh generasi saat ini. “Jadi, secara umum, ada keperluan bagi diwujudkannya perubahan AS, di mana pemimpin mendatang perlu mengambil arah baru pemerintahan.
posisi terakhir, Obama unggul dibanding Mc Cain 47 %. Keunggulan Obama ini lebih disebabkan oleh strategi kampanye yang bagus di media cetak dan elektronika, serta obama memiliki komitmen kebijakan yang tegas berkait dengan Irak. sumber : SP/16/7/08
Pencarian
Headlines
- Penandatangan MOU Kerjsama dengan Global Peace Festival Indonesia Foundation
- Undangan Menghadiri Penandatangan MoU
- Keikutsertaan Mahasiswa FISIP dalam Kegiatan Global Peace Volunteer (GPV) Service, Penjaringan, Jakarta Utara
- Perubahan Jadwal Kuliah Fisip Semester Gasal 2010/2011
- Studi Ekskursi di Kedutaan Besar China
- Berita Duka
- TELAAH DOKTRIN BUSH DAN OBAMA DALAM KONTEKS STUDI AMERIKA DAN DUNIA
- Kuliah Umum
- Budi Luhur International Culture Festival
- Pertemuan dengan Orang Tua Mahasiswa
- Kurikulum Program Studi HI 2010
- Panduan Penulisan KKP Dan Tugas Akhir HI
- Berita Duka
- Buka Puasa Bersama
- Talk Show dengan Kedubes AS