Mahasiswa FISIP UBL Melaksanakan KKN sebagai Upaya Pencegehan Penyebaran COVID-19 melalui Nilai-Nilai Kebudiluhuran

Pandemi COVID-19 telah berlangsung selama kurang lebih 1 tahun, namun beberapa wilayah terlihat masih ada yang belum mengimplementasikan pencegahan penyebaran COVID-19 dengan baik. Salah satu wilayah tersebut berlokasi di Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tengarang, Banten. Berdasarkan hal ini, mahasiswa Universitas Budi Luhur melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di lokasi tersebut tepatnya di Komp. PDK Jl. Budaya 1 RT 001-002 RW 002 Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tengarang, Banten.

Kegiatan KKN ini dilakukan oleh salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Budi Luhur (FISIP UBL) Verdi Afriadi Saputra dan sembilan mahasiswa UBL lainnya yang tergabung ke dalam Kelompok 62, dilaksanakan pada 1-13 Februari 2021. Kegiatan KKN oleh Kelompok 62 memiliki 4 tema yaitu Mahasiswa Tanggap COVID-19, Rumah Cerdas Berbudi Luhur (RCBL), Pemberdayaan Masyarakat, dan Peningkatan Prasarana. Tema-tema ini diusung karena para mahasiswa merasa masyarakat dan mahasiswa harus saling berperan dan mendukung agar terwujudnya lingkungan yang kreatif dan bebas COVID-19.

Acara Pembukaan KKN di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Kreo

Pada tema Mahasiswa Tanggap Covid-19, Kelompok 62 membuat 2 unit tempat cuci tangan, karena mahasiswa melihat tidak adanya tempat cuci tangan yang tersedia. KemudianKelompok 62 memasang banner yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran COVID-19 agar masyarakat lebih memperhatikan protokol kesehatan di lingkungannya. Kelompok 62 juga melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya dalam mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan sekitar.

Kegiatan pembuatan tempat cuci tangan, pemasangan banner dan penyemprotan disinfektan

Pada tema Rumah Cerdas Berbudi Luhur (RCBL), Kelompok 62 membuat perpustakaan mini di Masjid Al-Ikhlas di lingkungan tempat KKN dilaksanakan. Pembuatan perpustakaan mini di lakukan agar anak-anak senang membaca dan melek literasi serta tidak hanya fokus pada media online saja, Program kerja lainnya yaitu memberikan les Open Class sebagai bentuk keefektifan pembelajaran secara offline, agar anak-anak lebih mudah memahami pembelajaran yang diberikan oleh guru-guru mereka.

Kegiatan Open Class dan Perpustakaan Mini

Pada Tema Pemberdayaan Masyarakat, Kelompok 62 mengikuti kegiatan kerja bakti sosial yang diadakan di Posyandu Delima Merah dan Masjid Al-Ikhlas di Komp. PDK. Selanjutnya, Kelompok 62 melakukan kegiatan donasi dan infaq beras yang merupakan program kerja yang dibentuk oleh Masjid Al-Ikhlas. Di masa pandemi ini masyarakat terlihat lebih membutuhkan kebutuhan pangan maka dari itu Kelompok 62 melakukan sweeping infaq beras dan mem-publish kegiatan infaq beras di media sosial instagram, dan program kerja terakhir dari tema ini ialah sweeping vitamin anak yang diadakan oleh posyandu yang sempat terhenti karena pandemi COVID-19.
                

Kegiatan Bakti Sosial, Donasi dan Infaq Beras serta Sweeping Vitamin Anak
Kegiatan membuat hidroponik dan mengecat serta mural pada dinding Posyandu Delima Merah

Pada Tema Peningkatan Prasarana, Kelompok 62 membuat hidroponik. Kegiatan ini merupakan program kerja yang sempat terhenti di Posyandu Delima Merah, karena itu Kelompok 62 melanjutkan kegiatan hidroponik ini agar bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Kelompok 62 juga melakukan pengecatan dan mural pada dinding Posyandu Delima Merah sekaligus merenovasi tampilan dari dinding posyandu tersebut agar lebih menarik lagi. Kegiatan ini dilakukan melihat dari kebersihan yang tidak terjaga di lingkungan sekitar posyandu selama pandemi COVID-19.

Kegiatan KKN selesai pada 13 Februari 2021, Kelompok 62 berharap program kerja yang sudah diimplementasikan di Komp. PDK RT 001- 002, RW 002 di Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten bisa bermanfaat. Dalam pelaksanaan setiap program kerja, tak lupa Kelompok 62 selalu menganjurkan dan melaksanakan protokol kesehatan bagi mahasiswa maupun masyarakat dalam berpartisipasi dengan menggunakan masker dan mencuci tangan dengan baik. Selain itu Kelompok 62 berharap beberapa program kerja tersebut bisa terus dikembangkan lebih baik lagi kedepannya.

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × 3 =

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.