Pelatihan Literasi Digital Media kepada Pemuda Demi Mewujudkan ASEAN Smart Cities di Kabupaten Ciamis

Rangkaian kegiatan Kerja Sama Universitas Budi Luhur dengan Kabupaten Ciamis telah dilaksanakan pada tanggal 27 Januari 2020 bertempat di Aula Gedung PKK, Kompleks Kantor Bupati Ciamis, Jl. Jenderal Soedirman, Ciamis. Kegiatan ini diimplementasikan dalam penyelengaraan pengabdian masyarakat. Sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satu tim pengabdian kepada masyarakat (abdimas) mengambil bentuk pelatihan literasi digital kepada pemuda yaitu siswa-siswi SMA/SMK di Kabupaten Ciamis demi mewujudkan ASEAN Smart Cities di Kabupaten Ciamis.

Suatu kota dapat disebut smart city jika mempunyai karakteristik seperti smart governance (pelayanan publik berbasis teknologi informasi), smart environment (pemanfaatan sumber energi terbarukan dan green building), smart economy (layanan e-commerce yang mendorong tingkat perekonomian masyarakat), smart people (masyarakat yang cerdas karena mendapatkan kesempatan pendidikan), smart living (gaya hidup yang cerdas dan aman serta didukung kualitas lingkungan hunian yang baik) dan smart mobility (penerapan sistem cerdas mendukung layanan transportasi publik, logistik dan kenyamanan bagi pengguna mobil, sepeda dan pejalan kaki). Walaupun daerah yang diusulkan secara eksplisit masih Jakarta, Banyuwangi, dan Makassar, tidak menutup kemungkinan Indonesia juga akan segera mengusulkan kota-kota lainnya. Oleh karena itu dibutuhkan kesiapan baik dari sisi teknologi, kesiapan penduduk, sistem pemerintahan, dan sistem pendidikan yang baik. Ciamis merupakan salah satu kabupaten yang berpotensi baik untuk dijadikan salah satu jaringan ASEAN Smart Cities. Sejak tahun 2015, Kabupaten Ciamis mulai menerapkan inovasi-inovasi di bidang teknologi dan digitalisasi untuk mewujudkan daerahnya menjadi salah satu jaringan smart cities. Dalam konteks gagasan, masyarakat Ciamis belum sepenuhnya memiliki pondasi literasi digital yang kokoh. Laporan riset Program for International Student Assesment (PISA) mengungkap, betapa tradisi literasi masyarakat Ciamis pada tahun 2012 ada di rangking 64 dari ratusan daerah yang diteliti. Dengan demikian, Pemerintah daerah masih membutuhkan bantuan dari berbagai pihak terkait dengan upaya untuk meningkatkan literasi digital media, terutama pada pemuda di Kabupaten Ciamis.

Siswa-siswi yang berasal dari 13 institusi pendidikan (SMAN 1 Ciamis, SMAN 2 Ciamis, SMAN 3 Ciamis, SMAN 1 Kawali, SMAN 1 Sindangkasih, SMAN 1 Sukadana, SMKN 1 Ciamis, SMKN 2 Ciamis, SMKS Al-Ikhlas Susuru Panawangan, SMKS Hepweti Ciamis, SMKS LPS 2 Ciamis, SMKS Miftahussalam, dan SMKS PGRI Cikoneng) diberikan pelatihan literasi digital oleh Bapak Andrea Abdul Rahman, M.Si. Pelatihan literasi digital yang disampaikan bertujuan agar menciptakan tatanan masyarakat dengan pola pikir dan pandangan yang kritis-kreatif. Masyarakat teruama pemuda tidak akan mudah termakan oleh isu yang provokatif, menjadi korban informasi hoaks, atau korban penipuan yang berbasis digital.

Setelah pemaparan materi,  sosialisasi ASEAN Smart Cities disampaikan oleh Ibu Vivi Pusvitasary, M.Si dan Ibu Anggun Puspitasari, M.Si melalui games interaktif. Pada kegiatan ini siswa-siswi Kabupaten Ciamis diajak untuk mengenal terlebih dahulu negara-negara anggota ASEAN dengan cara yang menyenangkan. Siswa-siswi dibagi menjadi beberapa kelompok yang mewakili negara-negara di ASEAN Seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Laos. Siswa-siswi kemudian bermain peran menjadi tokoh Hasan dan Hasin untuk saling mengenal siswa-siswi lain yang mewakili negara lainnya. Siswa-siswi dilatih untuk fokus selagi pemateri memberikan cerita tentang perjalanan Hasan dan Hasin untuk melakukan wisata keliling negara-negara Asia Tenggara.

Siswa-siswi diberikan pemahaman baru bahwa mewujudkan smart cities membutuhkan sinergi antara masyarakat baik pemuda dan dukungan pemerintah kabupaten Ciamis. Dengan adanya kemampuan-kemampuan para pemuda yang dihasilkan melalui literasi digital, Kabupaten Ciamis diharapkan akan mampu mempersiapkan diri menuju tantangan global, salah satunya adalah ASEAN Smart City. Tantangan ini memerlukan solusi cerdas dari tiap daerah, literasi digital merupakan salah satu kebutuhan utama menuju persaingan ekonomi untuk memajukan daerah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − 3 =

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.