FISIP Seminar Series Prodi Kriminologi: Keep Your Identity before the Others Do dengan tema ” Pengamanan Data dan Alternatif Penghukuman Kejahatan Siber”

[:en]Hallo Salam Budi Luhur!

Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur menggelar acara FISIP Seminar Series Keep Your Identity before the Others Do dengan tema “Pengamanan Data dan Alternatif Penghukuman Kejahatan Siber” di Teater Universitas Budi Luhur pada 30 April 2019. Acara tersebut diikuti oleh kurang lebih dua ratus lima puluh peserta dari berbagai Program Studi yang ada di Universitas Budi Luhur.

Acara tersebut menghadirkan narasumber Ruby Alamsyah sebagai Kepala Asosiasi Digital Forensik Indonesia dan Arthur Josias Simon Runturambi sebagai Dosen Departemen Kriminologi FISIP Universitas Indonesia.

Ruby Alamsyah mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis dalam proteksi data, baik kolektif maupun pribadi, seminar ini sangat diperlukan bagi masyarakat terutama generasi milenial untuk lebih peduli terhadap keamanan data, karena sifat data pada era saat ini sangat berharga nilainya.

Dalam acara tersebut, ada beberapa kajian penting yang disampaikan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang hampir keseluruhannya paham Internet dan gawai. Terutama dalam kajian Kriminologi, permasalahan kebocoran data akibat imbas dari cyber-crime dan penegakan hukum Kejahatan Siber, sebut Ruby.

Arthur Josias S.R menambahkan pernyataan proteksi data itu penting, juga masyarakat harus memperbaharui pemikirannya tentang pentingnya menjaga data diri dari kebocoran data yang dapat merugikan di masa yang akan datang, dan juga penegakan hukum Kejahatan Siber bisa diperjelas kembali, tidak hanya berfokus kepada UU ITE saja.

“Diharapkan bagi calon-calon sarjanawan kelak, selepas dari seminar ini bisa mempersembahkan karya-karya yang dapat menjawab persoalan tentang cyber-crime dan penegakan hukum siber dengan perspektif multidisplin,” ucap Rusdiyanta selaku Dekan FISIP Universitas Budi Luhur.

Peserta seminar sangat antusias dan senang, serta banyak mendapat berbagai ilmu baru serta kenalan baru yang tergabung dari Program Studi yang berbeda. Tidak hanya itu, acara ini juga memiliki output dimana sebagai generasi milenial dan sebagai masyarakat Indonesia kedepannya untuk menjadikan calon-calon sarjanawan penerus untuk peduli akan kejahatan siber dan penegakan hukumnya di Indonesia.

Berikut foto kegiatan selama acara berlangsung:

Konrtibutor:

Farhan H. Yasin (Mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur)[:ID]Hallo Salam Budi Luhur!

Program Studi Kriminologi Universitas Budi Luhur menggelar acara FISIP Seminar Series Keep Your Identity before the Others Do dengan tema “Pengamanan Data dan Alternatif Penghukuman Kejahatan Siber” di Teater Universitas Budi Luhur pada 30 April 2019. Acara tersebut diikuti oleh kurang lebih dua ratus lima puluh peserta dari berbagai Program Studi yang ada di Universitas Budi Luhur.

Acara tersebut menghadirkan narasumber Ruby Alamsyah sebagai Kepala Asosiasi Digital Forensik Indonesia dan Arthur Josias Simon Runturambi sebagai Dosen Departemen Kriminologi FISIP Universitas Indonesia.

Ruby Alamsyah mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis dalam proteksi data, baik kolektif maupun pribadi, seminar ini sangat diperlukan bagi masyarakat terutama generasi milenial untuk lebih peduli terhadap keamanan data, karena sifat data pada era saat ini sangat berharga nilainya.

Dalam acara tersebut, ada beberapa kajian penting yang disampaikan bahwa masyarakat Indonesia merupakan masyarakat yang hampir keseluruhannya paham Internet dan gawai. Terutama dalam kajian Kriminologi, permasalahan kebocoran data akibat imbas dari cyber-crime dan penegakan hukum Kejahatan Siber, sebut Ruby.

Arthur Josias S.R menambahkan pernyataan proteksi data itu penting, juga masyarakat harus memperbaharui pemikirannya tentang pentingnya menjaga data diri dari kebocoran data yang dapat merugikan di masa yang akan datang, dan juga penegakan hukum Kejahatan Siber bisa diperjelas kembali, tidak hanya berfokus kepada UU ITE saja.

“Diharapkan bagi calon-calon sarjanawan kelak, selepas dari seminar ini bisa mempersembahkan karya-karya yang dapat menjawab persoalan tentang cyber-crime dan penegakan hukum siber dengan perspektif multidisplin,” ucap Rusdiyanta selaku Dekan FISIP Universitas Budi Luhur.

Peserta seminar sangat antusias dan senang, serta banyak mendapat berbagai ilmu baru serta kenalan baru yang tergabung dari Program Studi yang berbeda. Tidak hanya itu, acara ini juga memiliki output dimana sebagai generasi milenial dan sebagai masyarakat Indonesia kedepannya untuk menjadikan calon-calon sarjanawan penerus untuk peduli akan kejahatan siber dan penegakan hukumnya di Indonesia.

Berikut foto kegiatan selama acara berlangsung:

Kontributor:

Farhan H. Yasin (Mahasiswa Kriminologi Universitas Budi Luhur)

 [:]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 − 2 =

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.